Rangkuman Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI: Sistem Pernapasan Manusia

Rangkuman Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI: Sistem Pernapasan Manusia: sumber: https://www.gramedia.com/

Rangkuman Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI: Sistem Pernapasan Manusia


Materi IPA Kelas 5 SD

I. Pengertian Sistem Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan manusia adalah sekumpulan organ tubuh yang bekerja sama untuk melakukan proses bernapas, yaitu mengambil oksigen dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh. Oksigen merupakan zat yang sangat penting bagi kehidupan karena digunakan oleh sel-sel tubuh untuk menghasilkan energi. Sebaliknya, karbon dioksida adalah zat sisa yang harus dikeluarkan karena dapat membahayakan tubuh jika menumpuk.

Proses pernapasan tidak hanya terjadi pada paru-paru, tetapi melibatkan berbagai organ mulai dari hidung hingga paru-paru. Setiap organ memiliki tugas masing-masing dan saling bekerja sama agar pernapasan berjalan dengan baik. Tanpa sistem pernapasan yang sehat, manusia tidak dapat bertahan hidup.

Sebagai contoh, saat seseorang menahan napas terlalu lama, tubuh akan segera merasa tidak nyaman. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pernapasan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.


II. Fungsi Sistem Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan manusia memiliki berbagai fungsi penting yang mendukung kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasan fungsi-fungsi tersebut secara rinci.

1. Menghirup dan Menghembuskan Udara (Bernapas)

Fungsi utama sistem pernapasan adalah melakukan proses bernapas, yaitu menghirup udara (inspirasi) dan menghembuskan udara (ekspirasi).

Inspirasi adalah proses masuknya udara yang mengandung oksigen ke dalam paru-paru.

Ekspirasi adalah proses keluarnya udara yang mengandung karbon dioksida dari paru-paru.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari, saat kita berlari atau bermain, napas menjadi lebih cepat karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi.

2. Pertukaran Gas antara Paru-paru dan Aliran Darah

Di dalam paru-paru terdapat bagian kecil bernama alveolus. Alveolus berbentuk seperti kantung udara kecil dan dikelilingi oleh pembuluh darah kapiler. Di sinilah terjadi pertukaran gas.

Oksigen dari udara masuk ke dalam darah.

Karbon dioksida dari darah keluar menuju alveolus untuk dibuang.

Proses ini sangat penting karena darah berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa pertukaran gas ini, organ tubuh tidak dapat bekerja dengan baik.

3. Pertukaran Gas antara Aliran Darah dan Jaringan di Dalam Tubuh

Setelah oksigen masuk ke dalam darah, darah akan membawanya ke seluruh jaringan tubuh, seperti otot, otak, dan jantung. Di dalam jaringan, oksigen digunakan untuk membakar zat makanan agar menghasilkan energi.

Sebagai contoh, saat menulis atau membaca, otak membutuhkan oksigen agar dapat berpikir dengan baik. Jika oksigen berkurang, seseorang bisa merasa pusing atau lemas.

4. Menciptakan Suara

Sistem pernapasan juga berperan dalam pembentukan suara. Udara yang keluar dari paru-paru melewati laring dan menggetarkan pita suara sehingga menghasilkan bunyi.

Perbedaan suara seseorang dipengaruhi oleh:

Kuat lemahnya hembusan udara

Panjang dan ketebalan pita suara

Contohnya, saat berbicara keras, hembusan udara lebih kuat dibandingkan saat berbicara pelan.

5. Mencium Bau

Hidung berfungsi sebagai alat penciuman. Di dalam rongga hidung terdapat sel-sel saraf pembau yang dapat mengenali berbagai macam bau.

Sebagai contoh, kita dapat membedakan bau makanan yang harum dan bau asap yang berbahaya. Fungsi ini sangat penting untuk menjaga keselamatan manusia.


III. Alat Bantu Pernapasan

Alat bantu pernapasan adalah alat yang digunakan untuk membantu manusia bernapas ketika mengalami gangguan pada sistem pernapasan.

Beberapa contoh alat bantu pernapasan:

Masker, digunakan untuk menyaring udara dari debu dan polusi.

Tabung oksigen, digunakan untuk pasien yang kekurangan oksigen.

Inhaler, digunakan oleh penderita asma untuk melancarkan pernapasan.

Ventilator, digunakan di rumah sakit untuk membantu pernapasan pasien yang tidak dapat bernapas sendiri.

Alat bantu pernapasan sangat bermanfaat untuk menjaga kelangsungan hidup manusia dalam kondisi tertentu.


IV. Organ dan Bagian-bagian Sistem Pernapasan Manusia

1. Rongga Hidung

Rongga hidung adalah tempat pertama masuknya udara ke dalam tubuh. Rongga hidung memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

Menyaring debu dan kotoran dengan rambut hidung

Menghangatkan udara

Melembapkan udara

Contohnya, saat udara dingin masuk, rongga hidung membantu menyesuaikan suhu udara agar tidak merusak paru-paru.

2. Faring (Tenggorokan)

Faring merupakan saluran yang menghubungkan rongga hidung dengan laring. Faring berfungsi sebagai jalur udara menuju paru-paru.

Faring juga menjadi jalur makanan, sehingga tubuh memiliki mekanisme khusus agar makanan tidak masuk ke saluran pernapasan.

3. Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea adalah saluran panjang yang menghubungkan laring dengan bronkus. Trakea tersusun dari cincin tulang rawan yang berfungsi menjaga saluran tetap terbuka.

Di dalam trakea terdapat lendir dan rambut halus yang berfungsi menangkap debu agar tidak masuk ke paru-paru.

4. Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring adalah tempat pita suara berada. Laring berfungsi:

Sebagai jalur udara

Sebagai alat pembentuk suara

Melindungi saluran pernapasan saat menelan makanan

Contohnya, saat kita berbicara, pita suara bergetar menghasilkan suara.

5. Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan)

Bronkus merupakan cabang dari trakea yang masuk ke paru-paru kanan dan kiri. Bronkus kemudian bercabang lagi menjadi bronkiolus yang lebih kecil.

Bronkus berfungsi menyalurkan udara ke seluruh bagian paru-paru.

6. Pulmo (Paru-paru)

Paru-paru adalah organ utama pernapasan. Manusia memiliki dua paru-paru, yaitu:

Paru-paru kanan

Paru-paru kiri

Di dalam paru-paru terdapat alveolus yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk agar tidak mudah rusak.


V. Proses Pernapasan Manusia

1. Pernapasan Dada

Pernapasan dada melibatkan otot antartulang rusuk.

Saat menarik napas, otot antartulang rusuk berkontraksi sehingga dada mengembang.

Saat menghembuskan napas, otot mengendur sehingga dada mengempis.

Pernapasan ini biasanya terjadi saat aktivitas ringan.

2. Pernapasan Perut

Pernapasan perut melibatkan otot diafragma.

Saat menarik napas, diafragma mendatar sehingga paru-paru mengembang.

Saat menghembuskan napas, diafragma melengkung ke atas.

Pernapasan ini sering terjadi saat tidur atau saat tubuh dalam keadaan santai.


VI. Cara Memelihara Organ Pernapasan

1. Hindari Merokok

Asap rokok mengandung zat berbahaya yang dapat merusak paru-paru dan menyebabkan berbagai penyakit pernapasan.

2. Berolahraga Teratur

Olahraga membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan memperlancar peredaran oksigen dalam tubuh.

3. Hindari Paparan Polusi

Menggunakan masker dan menghindari lingkungan berpolusi dapat melindungi organ pernapasan.

4. Menghindari Infeksi

Menjaga kebersihan diri, mencuci tangan, dan menerapkan pola hidup sehat dapat mencegah penyakit pernapasan.


Penutup

Sistem pernapasan manusia merupakan sistem yang sangat penting dan harus dijaga kesehatannya. Dengan memahami pengertian, fungsi, organ, proses pernapasan, serta cara memelihara organ pernapasan, siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Materi ini disusun sebagai karya orisinal guru yang mendukung pembelajaran IPA kelas 5 SD secara mendalam, bermakna, dan kontekstual. Jika Bapak/Ibu Guru menginginkan ringkasan siswa, LKPD, soal evaluasi HOTS, atau media visual, saya siap membantu menyusunkannya.

Post a Comment for "Rangkuman Materi IPAS Kelas 5 SD/ MI: Sistem Pernapasan Manusia"